Minggu, 19 Juni 2011

Sakit? Mengumpatlah, Untuk mengurangi rasa-nya

Mungkin para sobat blogger agak sedikit heran membaca judul diatas. Karena seperti kita ketahui, mengumpat atau mencaci maki itu adalah sebuah tindakan tabu dan sangat kurang ajar. Tapi menurut sebuah penelitian di Inggris, mereka menemukan kalau umpatan memiliki efek obat penghilang rasa sakit yang kuat, terutama bagi orang yang jarang melakukannya. Masa sih.....

Tim peneliti dari Keele University, Inggris, menguji teori ini pada mahasiswa yang tangannya dicelupkan pada air dingin. Saat memegangnya, mereka mengumpat dengan kata-kata kasar berulang kali.

Mereka kemudian diminta melakukan hal itu lagi, tetapi menggunakan frase yang lebih sopan sebagai gantinya. Para peneliti menemukan bahwa mahasiswa mampu menahan tangan  dalam air es untuk lebih lama saat melakukan umpatan berulang-ulang. Hal ini menunjukan adanya hubungan antara umpatan dengan peningkatan toleransi rasa sakit

Mereka juga menemukan bahwa efek tersebut empat kali lebih mungkin bekerja pada mahasiswa yang jarang melakukan umpatan. Tim percaya efek tersebut terjadi karena memicu respons "pertarungan atau pelarian".

Denyut jantung cepat mahasiswa yang mengulang umpatan menunjukkan peningkatan agresi. Dalam respons pertarungan klasik atau pelarian, bisa mengecilkan kelemahan dan mendukung toleransi rasa sakit menjadi lebih baik.

Hasil penelitian membuktikan bahwa mengumpat tidak hanya memicu respons emosional, tetapi juga  fisik. Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa terdapat sejarah kutukan berusia berabad-abad bahkan masih berlanjut hingga hari ini.

Menyumpah, mengumpat atau apapun itu telah dilakukan selama berabad-abad dan bersifat universal dalam fenomena linguistik manusia, mengutuk atau mengumpat membangkitkan pusat respons emosi pada otak, yang terdapat di otak bagian kanan. Sedangkan, sebagian besar produksi bahasa terjadi di otak bagian otak kiri.

Pada saat kita tersandung, kitapun tanpa sadar mengumpat, memaki, baik itu memaki diri sendiri atau hal yang membuat kita tersandung. Jadi hal ini memang seperti apa yang dikatakan penelitian tersebut.

Jadi, kalau sobat blogger merasa sakit, mengupat, mengutuk, mencaci maki dan menyerapahlah untuk mengurangi rasa sakit yang menderanya :)

5 komentar:

  1. dasar TS ganteng !!
    TS baik..!!
    TS cakep...!!

    itu umpatan ane :D
    mohon diterima ;p

    :pertamax

    BalasHapus
  2. @Sableng makasih..makasih...
    sssst.. kok ganteng sih :)

    BalasHapus
  3. Sakt, mengumpatlah untuk mengurangi rasanya... yups setuju...

    BalasHapus
  4. @irwan prasetia
    makasih sudah mampir...
    jadi kalo sakit mengumpatlah yah :)

    BalasHapus
  5. klo beneran lagi kesakitan agak susah mengontrol lidah mba' ehehehe

    BalasHapus